Jatuh Cinta
Im in love. Who’s the lucky bastard that stole my heart? Ups sayangnya aktor intelektualnya disini bukanlah pria-pria berdada bidang, bermata elang, dengan senyum manis (ahhh ketahuan terlalu banyak membaca harlequin). The one that stole my heart for this week adalah sebuah permainan perangsang sel neuron saya. Sudoku.
Jatuh cinta ini berdasar dari keinginan melatih kegesitan sel otak kiri dan kanan. Walau badan agak menggelembung akibat gaya hidup yang makan-tidur-kerja-makan-tidur-makan itu, tapi saya bertekad jumputan neuron di otak ga boleh ikut-ikutan jadi lamban bergerak.
Jadilah serangkaian puzzle angka itu jadi my new love for now. Sebelum tidur, selagi makan, selagi di kamar mandi (ok i have the tendencies to read and think in there…so sue me).
Kisah cinta saya dengan Sudoku masih dalam tahap awal (saya masih menyelesaikan puzzle ukuran 1-6), bagai ujian percintaan problema yang mengikuti perjalanan tahapan sudoku dijamin akan makin njelimet untuk otak saya.
Pelajaran penting buat siapapun: stick to one puzzle at a time and learn from your previous mistake. Saya sudah berhasil menemukan the perfect strategy to overcome my problems (at least for now). Tapi each level sepertinya butuh different set of strategy. Let see strategy apa yang harus dipakai untuk puzzle ukuran 1-9
Indispensables
Sudah dibuang
Datang lagi
Sudah dihapus
Ada lagi
…berpikir….
(atau jangan-jangan dia tak sadar sudah kubuang dan kuhapus?)
Apa perlu dibuang lagi
Apa perlu dihapus lagi
Tak-Song
Dibaca tak-song, bukang tek-song
Penyakit yang lebih parah dari penyakit kelamin
Serangannya biasanya tabrak lari
Datang tiba-tiba dan tak mau hilang
Penyakit aneh yang kadang menggerayang
…Otak Kosong…
Bittering
Me? The one who bitters (a lot)
Trying not to…but it was so hard
I tried a day without bittering
Here I am trying to…
Susahhh…….
The Better Me
cheers…hari ini agak buruk untuk kesehatan mental. Sudah bertekat menjadi lebih baik, tapi ternyata agak susah karena kalau sedang sibuk, mood tiba-tiba jatuh dan semua orang kena marah.
Waduh…gagal lagi usaha saya untuk mencapai 1 level diatas my normal self. Agak susah ya menjadi a better human being.
Anyway…saya tetap dengan niatan penuh ingin menjadi a better me in the future. The one that is full of awareness and spread those positive aura. Whatever it is i will try my best to suppressed the old me inside one small container. Apapun yang terjadi tujuan saya sekarang cuma be a better, happy and successful me. My happiness is inside my head and im the one that knows the form…so lets hope that this girl learn something from her 28 years journey (finger crossed and I’m putting a high expectation)


